Shall, Should, & Ought to
Memberi Nasihat, Saran, dan Tawaran
Bagaimana cara memberi saran yang sopan tanpa terdengar memerintah? Kita menggunakan Should dan Ought to. Sedangkan untuk menawarkan bantuan atau ide secara formal, kita menggunakan Shall.
"Should untuk nasihat umum, Shall untuk tawaran resmi."
🌡️ Suggestion Scale (Tingkat Keformalan)
Gunakan Should untuk percakapan sehari-hari dengan teman atau keluarga.
🔘 SHALL
• Offers: Menawarkan bantuan (I/We).
• Suggestions: Mengajak (Formal).
• Future: Niat di masa depan.
E.g. "Shall we dance?"
• Suggestions: Mengajak (Formal).
• Future: Niat di masa depan.
E.g. "Shall we dance?"
🔘 SHOULD
• Advice: Memberi saran/nasihat.
• Expectation: Ekspetasi/Prediksi.
• Obligation: Kewajiban ringan.
E.g. "You should see a doctor."
• Expectation: Ekspetasi/Prediksi.
• Obligation: Kewajiban ringan.
E.g. "You should see a doctor."
🔘 OUGHT TO
• Duty: Kewajiban moral/sosial.
• Better Advice: Saran yang lebih kuat.
• Formal: Lebih resmi dari Should.
E.g. "We ought to help them."
• Better Advice: Saran yang lebih kuat.
• Formal: Lebih resmi dari Should.
E.g. "We ought to help them."
| Modal | Negatif (Larang/Tidak Perlu) | Tanya (Saran/Tawaran) |
|---|---|---|
| Should | Shouldn't (Nasihat negatif) | Should I... ? |
| Shall | Shall not / Shan't (Jarang) | Shall we... ? |
| Ought to | Ought not to (Sangat resmi) | Ought we to... ? (Jarang) |
No comments:
Post a Comment